Latar Belakang Masalah
Dalam
sebuah jaringan banyak yang bisa merugikan penggunanya, karena jika kita sudah
berada pada sebuah jaringan maka tidak ada kata aman karena pasti ada yang
ingin berniat buruk yang dapat merugikan kita sebagai penggunanya, sebagai
contoh yaitu Spoofing
1. Apa
yang dimaksud Spoofing?
2. Apa
yang dimaksud ARP Spoofing?
3. Apa
yang dimaksud DNS Spoofing?
4. Bagaimana
cara menggunakan Spoofing?
5. Bagaimana
cara mencegahnya?
Spoofing adalah teknik yang
digunakan untuk memperoleh akses yang illegal ke sebuah komputer atau informasi
dimana hacker berhubungan dengan pengguna dengan memalsukan bahwa mereka adalah
host yang dapat dipercaya
ARP Spoofing adalah konsep dari
serangan penyadapan diantara terhadap dua mesin yang sedang berkomunikasi atau
yang disebut dengan Man In The Middle Attack.
DNS Spoofing merupakan proses
mengambil nama DNS dari sistem lain dengan membahayakan domain server suatu
domain yang sah
Misalkan Komputer A ingin
terhubung dengan internet, jadi Komputer A harus melewati router. Komputer A
bisa menuju router dengan melihat tabel alternatif dirinya, Kemudian Komputer B
mencoba menipu Komputer A agar tidak bisa terhubung internet dengan memberikan
tabel palsu kepada Komputer A, sehingga Komputer A melihat tabel palsu yang
diberikan oleh Komputer B dan menganggap Komputer B adalah router, otomatif
aliran menuju internet terputus
Cara mencegahnya tidak menerima
tabel dari siapapun dan membuat tabel statis yang tidak bisa diubah atau
di-update
Penutup
Kesimpulan
Dari pernyataan diatas dapat
disimpulkan bahwa Spoofing adalah alat yang dapat memberikan alamat palsu
kepada korbannya sehingga korbannya tidak dapat terhubung ke internet
Saran
Sebaiknya kita menggunakan tabel
statis agar tidak dapat diedit dan terhindar dari proses Spoofing
- Nama : Gilang Romadhanu Tartila
- NPM : 1144033
- Kelas : 3C
- Prodi : D4 Teknik Informatika
- Mata Kuliah : Sistem Keamanan Jaringan
Link Matakuliah : Sistem Keamanan Jaringan
Referensi :
Scan Plagiarisme

Tidak ada komentar:
Write komentar